Bila Senang Baru Taip
jaga Solat anda ok! *sekadar mengingati
Saturday, June 4, 2011
Pantai Timur...
ikhlaskan hati...susah nak ikhlaskan ni..*
[1] Jarang kecewa terhadap dunia. Orang ikhlas tidak mengharapkan apapun dan dari siapapun. kenikmatan baginya bukan dari mendapatkan, tapi dari mempersembahkan. Sebaliknya, orang yang tidak ikhlas akan banyak kecewa dalam hidup, karena banyak berharap dari makhluk.
[2] Tidak pusing dengan penghargaan. Baginya orang ikhlas dipuji atau dicaci sama saja, asalkan apa yang ia lakukan benar caranya dan lurus niatnya.
[3] Tidak membeda-bedakan amal besar dan amal kecil. Orang ikhlas tidak sibuk melihat besar kecilnya amal. Ia hanya sibuk dengan apa yang disukai Allah. Tidak ada yang kecil di hadapan Allah. Yang kecil hanyalah amal yang tidak ikhlas.
[4] Nikmat berbuat amal. Kebahagiaannya bukan dari mendapatkan pujian, namun dari optimalnya amal. Karena itu, orang ikhlas akan tangguh dan istikamah dalam ibadah.
[5] Tidak menonjolkan "bendera". Orang ikhlas tidak berjuang untuk satu kelompok tertentu. Ia berjuang hanya untuk Islam. Kelompok/bendera hanyalah sarana/alat untuk mencapai tujuan.
[6] Tidak ditipu setan. Allah SWT mengabadikan ucapan Iblis dalam Alquran. "_pasti aku akan menyesatkan mereka (manusia) semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang ikhlas" (QS Al Hijr [15]: 39-40). Wallaahu a'lam.
"Padahal mereka tidak diperintahkan melainkan supaya menyembah Allah dengan beribadah secara ikhlas kepada Allah dan berpegang teguh kepada Allah."
Surah al-Bayyinah:5
"Wahai orang yang beriman, jangan rosakkan pahala amal sedekah kamu dengan perbuatan mengungkit-ungkit dan berkelakuan yang menyakiti seperti rosaknya pahala sedekah orang yang membelanjakan hartanya kerana hendak menunjuk-nunjuk (kepada manusia iaitu riak)."
Surah al-Baqarah:264
Abu Hurairah berkata, "Saya pernah mendengar RasulAllah berkata, 'Orang yang paling awal diadili pada hari Kiamat nanti adalah:
Pertama, orang yang mati syahid. Dia dibawa ke muka pengadilan. Kemudian, Allah menunjukkan nikmat yang diberikan kepada orang itu selama dia hidup di dunia dahulu, lalu dia pun mengaku menerimanya. Allah bertanya kepadanya, 'Apakah yang kamu lakukan dengan nikmat itu?'
Orang itu menjawab, 'Saya berperang kerana patuh kepadamu sehingga saya mati syahid.'
Allah berkata, 'Kamu bohong. Sebenarnya kamu berperang supaya digelar sebagai seorang yang berani. Dan sememangnya kamu digelar begitu.'
Kemudian Allah memerintahkan orang itu diheret dalam keadaan tertiarap sehingga dia dihumban ke dalam api neraka.
Kedua, orang yang menuntut ilmu pengetahuan dan mengajar serta membaca Al-Quran. Dia dibawa ke muka pengadilan. Allah menunjukkan nikmat yang diberikan kepada orang itu selama dia hidup di dunia dahulu, lalu dia pun mengaku menerimanya. Allah bertanya kepadanya, 'Apakah yang kamu lakukan dengan nikmat itu?'
Orang itu menjawab, 'Saya menuntut ilmu dan kemudian mengajarkan ilmu itu kepada orang lain serta membaca Al-Quran kerana patuh kepadamu.'
Allah berkata, 'Kamu bohong. Sebenarnya kamu belajar supaya digelar sebagai ilmuwan dan kamu membaca Al-Quran supaya digelar orang yang pandai membaca Al-Quran. Dan sememangnya kamu digelar begitu.'
Kemudian Allah memerintahkan orang itu diheret dalam keadaan tertiarap sehingga dia dihumban ke dalam api neraka.
Ketiga, orang yang Allah berikan hidup selesa dan pelbagai jenis harta. Dia dibawa ke muka pengadilan. Allah menunjukkan nikmat yang diberikan kepada orang itu selama dia hidup di dunia dahulu, lalu dia pun mengaku menerimanya. Allah bertanya kepadanya, 'Apakah yang kamu lakukan dengan nikmat itu?'
Orang itu menjawab, 'Saya selalu mendermakan harta saya kerana patuh kepadamu.'
Allah berkata, 'Kamu bohong. Sebenarnya kamu menderma supaya digelar sebagai dermawan. Dan sememangnya kamu digelar begitu.'
Kemudian Allah memerintahkan orang itu diheret dalam keadaan tertiarap sehingga dia dihumban ke dalam api neraka.
"Mereka hanya bertujuan menunjuk-nunjuk sembahyangnya kepada manusia supaya disangka mereka orang yang beriman, sedangkan mereka pula tidak mengingati Allah dengan mengerjakan sembahyang melainkan sedikit sekali."
Surah an-Nisa':142
http://cahayapetunjuk.webs.com/apps/blog/show/5186922-ikhlaskan-hati-
Monday, May 30, 2011
huh. kecintaan untuk memiliki...


Tuesday, May 24, 2011
Kisah Langit dan Bumi..

Al Quran Sebagai Pembela di Akhirat

Sunday, May 22, 2011
Cuba-cuba untuk dekatkan dengan Sunnah *Bekam

Bekam atau hijamah berarti torehan darah. Dan dalam masyarakat Melayu, bekam lebih dikenal sebagai pembuangan darah. Dalam masyarakat Indonesia, terutama masyarakat Jawa lebih mengenalnya dengan namangekop (berasal dari bahasa Inggris =cupping). Dalam ilmu kedokteran Islam,bekam tidak boleh sembarang dilakukan.Bekam hanya boleh dilakukan pada pembekuan / penyumbatan dalam pembuluh darah, karena fungsibekam yang sesungguhnya adalah untuk mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh. Bekam merupakan pengobatan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Dari Ibnu Abbas r.a. Rasulullah bersabda : "Kesembuhan (obat) itu ada pada tiga hal; dengan minum madu, pisau hijamah (bekam), dan dengan besi panas. Dan aku melarang ummatku dengan besi panas." (Hadist Bukhori). Madu menjadi dasar dari obat-obatan herba, bekam menjadi dasar kepada pembedahan, sedangkan besi panas (api) menjadi dasar kepada pengobatan melalui laser. Hadist yang diriwayatkan oleh Tarmidzi menyatakan, bahwa Rasul SAW mengarahkan pengikut-pengikutnya menggunakanbekam sebagai kaedah pengobatan penyakit. Beliau memuji orang yang berbekam, "Dia membuang darah yang kotor, meringankan tubuh serta menajamkan penglihatan.” Dalam kaitan untuk membersihkan diri ini, Allah mengkhususkan satu bulan dalam satu tahun untuk berpuasa (di bulan Ramadhan) sebagai salah satu jalan untuk menyucikan rohani. Danberbekam merupakan salah satu cara untuk menyucikan atau membersihkan jasman
Dasar syar’i dari Hijamah ( Bekam )
1. HR Bukhari ن ْ ع ع َ ي ْ ع ع ت ِ م ّ أ ُ ى ع ع ه َ ْ أ َ ي ْ ع ع إ ِ و َ ر ٍ ا َ ة ِ ّ ك َ و َ ٍ ج َ ح ْ م ِ ة ِ ط َ ْ ش َ و َ ل ٍ س َ َ ة ِ ب َ ْ ش َ: ة ٍ ث َ َ ث َ ي ْ ف ِ ء ُ ا َ ي َ ْ “Kesembuhan itu berada pada tiga hal, yaitu minum madu, sayatan pisau bekam dan sundutan dengan api (kay). Sesungguhnya aku melarang ummatku (berobat) dengankay.”
2. HR Bukhari – Muslim Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa Salam bersabda : د ُ ص ْ َ ْ و َ ة ُ م َ ا ج َ ح ِ ْ ِ ب ِ ْ ت ُ ْ و َ د َ َ ا م َ ل َ َ م ْ أ َ ّ إ ِ “Sesungguhnya metode pengobatan yang paling ideal bagi kalian adalah hijamah (bekam) dan fashdu(venesecti on).”
3. Dari Jabir Almuqni berkata : "Aku tidak akan merasa sehat sehingga berbekam, karena sesungguhnya aku pernah mendengar rosulullahShol ol l ohu Alaihi Wasalam bersabda : Artinya : Sesungguhnya pada bekam itu terkandung kesembuhan
4. Dart Ibnu Umar, Rosulullah Sholollohu Alaihi Wasalam bersabda : ”Tidaklah aku melalui satu dari langit-langit yang ada, melainkan para malaikat mengatakan :” Hai Muhammad,perintahkan umatmu untuk berbekam,karena sebaik-baik sarana yang kalian pergunakan untuk berobat adalah bekam, al- kits, dan syuniz semacam tumbuh-tumbuhan ”.
5. Dari Annas bin Malik Rosulullah Sholollohu Alaihi Wasalam bersabda : Sesungguhnya pengobatan yang paling ideal yang kalian pergunakan adalah hijamah ( Bekam )”.
6. Dari Ibnu Abbas r.a, Rosulullah Sholollohu Alaihi Wasalam bersabda : ” Sebaik-baik hamba adalah juru bekam, ia membuang darah, meringankan tulang rusuk, dan menajamkan penglihatan”.
7, Abu Ubaid menyebutkan dalam kitabnya Garibul Hadits melalui sanad Abdurrahman bin Abi Laila : ” Rosululloh melakukan bekam pada kepalanya dengan tanduk ketika disihir orang”.
8.Dari Salma, seorang pelayan rosululloh Sholollohu Alaihi Wasalam bercerita : ” Tidak seorangpun mengadukan rasa sakit di kepalanya kepada Rosulullah Sholollohu Alaihi Wasalam melainkan beliau mengatakan : ” Berbekamlah ”.
9. Dari Imam At-Thabrani, bahwa Nabi Muhammad Sholollohu Alaihi Wasalam bersabda : ” Hendaklah kalian melakukan pengobatan dengan bekam ditengah tengkuk, karena sesungguhnya hal ini merupakan obat dari 72 penyakit ”
sebenarnya banyak lagi hadis-hadis yang masyur. ni sekadar sikit utk dikongsi. usaha tangga kejayaan. insyaAllah.
sekian wassalam.
http://www.scribd.com/doc/39077534/Arti-Bekam

